Senin, 26 September 2011

cerita humor

Kamu mengaku saja

Seorang guru Sejarah memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya,
“Anak-anak, siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945?”
Murid-murid semua diam seribu bahasa. Karena hingga menjelang usai jam pelajaran belum satu murid pun menjawab, sang guru marah dan akhirnya menghukum seluruh muridnya berjemur di lapangan upacara hingga sore hari. Salah seorang murid tersebut, sebut saja Anto, tiba di rumah dengan menangis tersedu-sedu. Ayahnya yang keheranan bertanya,
“To, kenapa kamu? Berkelahi?”
Anto menjawab, “Bukan Pak, tapi kami dihukum jemur oleh pak Guru.” Ayahnya bertanya lagi, “Kenapa sampai dihukum?”
Anto menjawab, “Kami tidak menjawab siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945, pak” Tiba-tiba muka sang Ayah merah padam dan menampar anaknya itu sembari menghardik,
“Kenapa tidak mengaku saja kamu yang menulisnya!!!

Komputer pintar

Seseorang insinyur baru saja berhasil menciptakan sebuah komputer baru. Insinyur itu bermaksud menjual hak patennya kepada sebuah perusahaan
komputer. Direktur perusahaan itu masih muda. Untuk memperlihatkan kemampuan komputernya itu, ia meminta direktur itu mengajukan sebuah pertanyaan.
“Baik,” kata direktur muda itu. Ia duduk lalu mengetik, ‘DIMANA AYAHKU?’
Tak lama kemudian keluarlah jawaban, ‘AYAHMU SEDANG MEMANCING DI TORONTO’.
“Komputer payah,” [...]




Seorang kakek sedang berdua dengan cucunya yang masih kecil. mereka sedang duduk duduk  teras rumah. Sang cucu tidak henti henti memegang pipi kakeknya yang keriput.
"kek apakah kakek di ciotakan oleh tuhan"
"iya sayang, tuhan menciptakan kakek sudah lama sekali." jawab sang kakek
"apakah tuhan menciptakan saya." si cucu kembali bertanya
"iya kamu diciptakan tuhan beberapa tahun yang lalu. kenapa kamu bertanya seperti itu." si kakek balik bertanya
cucunya menjawab." seperti nya tuhan sudah lebih pintar yah kek"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar